Pengobatan Penyakit Sirosis Hati

Sirosis hati merupakan gangguan pada fungsi hati akibat banyaknya jaringan ikat di dalam hati. Sirosis hati dapat terjadi karena virus heaptitis B dan C yang berkelanjutan, konsumsi alkohol, asupan gizi yang kurang terkontrol, dan tersumbatnya saluran empedu.

Komplikasi penyakit yang dapat menyerang penderita sirosis hati adalah perut membesar, mata kuning, muntah dan feses yang bercampur dengan darah, serta koma hepatikum. Koma hepatikum adalah koma radang hati akibat fungsi hati terganggu serta perdarahan dan infeksi saluran pencernaan.

Gejala yang timbul umumnya adalah warna kulit tubuh menguning, kulit telapak tangan memerah, anemia, rontok bulu dada, hilang nafsu makan, mudah lelah, gangguan pencernaan dan turunnya berat badan.

Berikut ini ada beberpa cara sederhana dalam menanggani penyakit sirosis hati, sebagai berikut :

1. Dalam masa pengobatan, diet cocok diterapkan oleh penderita sirosis hati. Diet dilakukan dalam dua tahapan terapi. Pada tahap ini, penderita sirosis hati hanya bisa minum-minuman, seperti teh, sirup, dan sari buah. Penderita sirosis hati juga boleh mengkonsumsi makanan yang halus atau mudah ditelan, tetapi harus dibawah pengawasan dokter atau ahli gizi. Lamanya melakukan diet  dilakukan tergantung pada tahapan gejala sirosis hati.

Dibawah ini ada contoh tabel menu makanan untuk penderita sirosis hati setelah mengalami koma hepatikum :


2. Tahap ini dilakukan pada saat precoma telah teratasi. Precoma adalah masa menjelang terjadinya koma radang hati. Makanan yang mengandung protein dapat diberikan, tetapi dalam jumlah terbatas. Konsumsi makanan yang mengandung protein dilakukan secara bertahap 20-60 gram protein/hari. Makanan yang diberikan berupa cairan yang mengandung karbohidrat sederhana seperti, macam-macam sari buah yang manis, sirup, dan teh manis. Makanan cair diberikan sekitar 2 liter/hari.

3. Pemilihan makanan bagi penderita sirosis hati

Dalam memilih menu makanan bagi penderita sirosis hati, sebaiknya diperhatikan hal-hal berikut ini :

a. Hindari konsumsi makanan yang dapat menimbulkan penimbunan gas dalam lambung seperti ubi, singkong, kacang merah, kol, sawi, lobak, nangka dan durian.

b. Hindari konsumsi makanan yang telah diawetkan, seperti hamburger, sosis, ikan asin dan kornet. Usahakan selalu mengkonsumsi makanan segar.

c. Pilih bahan makanan yang kandungan lemaknya tidak banyak seperti daging yang tidak berlemak, ikan segar, atau ayam tanpa kulit.

d. Pilih sayuran rendah serat, seperti bayam, wortel, bit, labu siam, kacang panjang muda, buncis muda, dan daun kangkung.

e. Hindari konsumsi bumbu-bumbu masakan jangan terlalu banyak dan gunakan bumbu masakan dalam batas normal, seperti salam, lengkuas, kunyit, bawang merah, bawang putih, dan ketumbar asal tidak terlalu banyak.

f. Hindari bahan makanan yang terlalu berlemak seperti daging, usus, otak, sumsum atau sanatn kental.


=====================================

>>> Obat Maxgiver Untuk Mengobati Sirosis Hati / Sirosis Hepatis, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Sirosis Hati and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>